Home » Blog » Serba Serbi » Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2020

Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2020

Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional selalu diperingati setiap tanggal 25 November 2020 untuk mengingat jasa para pendidik yang telah berjuang mencerdaskan generasi bangsa di tengah COVID-19. Menilik sejarah Hari Guru Nasional yang ditetapkan tahun 1994 oleh presiden kala itu sebagai wujud penghormatan para guru.

 

25 November juga diperingati sebagai hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI lahir dari organisasi Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang berdiri di zaman kolonialisme 1912.

 

Sama seperti tanggal 2 Mei (Hari Pendidikan Nasional), Hari Guru Nasional tak lepas dari peran bapak Pendidikan kita yakni Ki Hajar Dewantara. Sebagai seorang guru tentu Anda tak lupa dengan tiga buah semboyan yang sampai saat ini masih digunakan di dunia Pendidikan.

 

 

Semboyan Bagi Guru dalam Dunia Pendidikan

Saat masih menjadi pendiri taman siswa sekaligus pengajar. Ki Hajar Dewantara menciptakan tiga buah semboyan bagi para guru atau pengajar.

 

Terdiri dari tiga poin semboyan yang ditulis dalam Bahasa Jawa dan menjadi pedoman bagi guru atau pengajar saat membimbing murid-muridnya dalam pembelajaran.

 

Dari tiga semboyan yang dibuat oleh beliau, semuanya masih digunakan sebagai pedoman para Guru sampai saat ini dan jadi salah satu semboyan untuk Pendidikan di Indonesia.

 

Semboyan tersebut ialah Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani

 

Udah pada tau maknanya belum? Cari tahu makna dari ketiga semboyan tersebut!

 

 

Ing Ngarsa Sung Tulada

Semboyan pertama adalah Ing Ngarsa Sung Tulada yang jika diuraikan satu persatu terdiri dari kata Ing berarti “di”, Ngarsa berarti “depan”, Sung berarti “Jadi”, dan Tulada berarti “Panutan”.

 

Jika digabungkan makna semboyan pertama adalah “Di depan menjadi contoh atau panutan”.

 

Berarti seorang guru harus mempu memberikan contoh serta panutan kepada orang lain disekitarnya saat ia berada di depan.

 

 

Baca Juga : Tantangan Transformasi Batik di Era Milenial

 

 

Ing Madya Mangun Karsa

Semboyan yang kedua jika diuraikan Ing berarti “di”, Madya memiliki arti “Tengah”, Mangun arti “Membangun” dan Karsa berarti “Kemauan, Semangat atau Niat”.

 

Ing Madya Mangun Karsa memiliki arti “Di tengah memberi atau membangun semangat, niat maupun kemauan”

 

Semboyan ini memiliki makna Ketika guru atau pengajar berada di tengah-tengah orang atau muridnya, guru harus bisa membangkitkan semangat, niat ataupun kemauan dalam diri orang di sekitarnya.

 

 

Tut Wuri Handayani

Sedangkan semboyan ketiga ini pasti sering didengar oleh murid. Rangkaian kata Tut Wuri berarti “Di belakang” dan Handayani berarti “Memberikan dorongan” atau “Semangat”.

 

Dari pengertian tersebut, Tut Wuri Handayani memiliki diartikan “Di belakang memberikan semangat atau dorongan”.

 

Seorang pelajar dan guru harus bisa memberikan semangat atau dorongan kepada para muridnya ataupun gurunya.

 

 

Dengan adanya peringatan Hari Guru Nasional ini bisa membuat guru semakin baik dan selalu memberikan contoh, dorongan dan semangat muridnya untuk lebih baik.

 

Selamat Hari Guru untuk para pahlawan Pendidikan. Orang hebat bisa menciptakan karya, Seorang Guru bisa menciptakan dan mencetak banyak Orang Hebat.

 

Seragam Omah Laweyan

 

 140 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *