Home » Blog » Serba Serbi » Menilik Makna Motif Batik Kawung

Menilik Makna Motif Batik Kawung

Makna Motif Batik Kawung

Makna Motif Batik Kawung – Di Indonesia khususnya setiap hari jum’at identik dengan menggunakan seragam batik. Baik karyawan swasta ataupun Negeri mengenakan seragam batik saat pergi kerja saat hari jum’at. Mungkin Anda salah satunya bukan?

 

Banyak motif tradisional atau modern yang ada sekarang ini, Kawung adalah salah satu jenis motif tradisional yang banyak dikenali para pengguna batik.

 

Apa Anda salah satu pengguna batik motif kawung? Motif kawung ternyata punya filosofi yang dalam dan menarik loh!!

 

Asal kalian tahu, motif batik kawung pertama kali ditemukan pada beberapa dinding candi Hindu Kuno seperti Candi Prambanan. Itulah kenapa jenis motif ini dipercaya sudah ada sejak abad ke-sembilan.

 

 

Batik Kawung

 

Batik Kawung merupakan motif batik yang berpola bulatan mirip buah kawung (buah Kolang-kaling) yang ditata rapi secara geometris. Ada Sebagian yang meyakini motif kawung terispirasi dari bentuk jenis kumbang yang disebut kwangwung.

 

Masih ada lagi yang menginterpretasikan motif kawung sebagai bunga lotus (Teratai) dengan empat lembar daun bunga yang sedang merekah. Lotus adalah bunga perlambangan umur panjang dan kesucian.

 

Kini, motif kawung banyak dijumpai dan dikenakan oleh banyak orang.

 

Makna Motif Batik Kawung adalah sebagai bentuk perlambangan harapan agar manusia selalu ingat asal-usulnya. Motif ini juga melambangkan empat penjuru dan hati Nurani sebagai pusat pengendali nafsu yang ada pada diri manusia agar ada keseimbangan perilaku.

Sejarah lain menyebutkan bahwa batik motif kawung ditemukan saat seorang pemuda dari desa yang punya penampilan berwibawa serta disegani dikalangan kaumnya. Perilaku pemuda yang santun dan bijak membuat namanya terdengar sampai ke kerajaan Mataram.

 

Pihak kerajaan merasa penasaran dengan pemuda tersebut, sehingga mengutus telik sandi untuk mengundang pemuda tersebut. Mendengar bahwa putranya diundang raja, ibunya merasa terharu dan berpesan pada putranya agar bisa menjaga diri & hawa nafsu serta tidak lupa asal-usulnya.

 

Pemuda ini diangkat raja untuk menjadi adipati Wonobodro dan selalu mengenakan baju batik pemberian ibundanya dengan motif kawung. Dan akhirnya motif kawung semakin dikenal masyarakat.

 

Motif kawung diberi nama berdasarkan besar-kecilnya bentuk bulat-lonjong yang terdapat dalam suatu motif tertentu.

 

Misalnya motif kawung picis adalah motif kawung yang tersusun oleh bentuk bulatan yang kecil. Picis adalah mata uang senilai sepuluh senyang yang bentuknya kecil.

 

Sedangkan kawung bribil adalah motif kawung yang tersusun oleh bentuk yang lebih besar daripada kawung picis. Sesuai dengan namanya, bribil merupakan mata uang yang bentuknya lebih besar dari picis dan bernilai setengah sen.

 

Makna corak kawung adalah bahwa kehidupan ini akan Kembali kepada alam sawung. Maka didalam tradisi dahulu motif ini dipakai untuk penutup orang meninggal.

 

Seragam Omah Laweyan

 276 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *