Home » Blog » Serba Serbi » Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini : Beda PAUD, Playgroup dan TK

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini : Beda PAUD, Playgroup dan TK

Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Anak usia dini kerap kali diartikan sebagai Pendidikan informal anak memasuki taman kanak-kanak. Pendidikan merupakan hal terpenting yang harus diemban seorang anak, karena berguna untuk masa depan.

 

Anak-anak yang dimasukkan ke Pendidikan anak usia dini (PAUD) akan memiliki kemampuan membaca yang lebih baik, kosakata yang lebih kaya dan tentunya bisa mengenalkan sosialisasi dengan teman seumurannya.

 

Kesadaran bunda untuk menyekolahkan anak-anak mereka sejak balita semakin meningkat. Secara garis besar, PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini menjadi payung besar yang menaungi Playgroup (kelompok bermain) dan Taman Kanak-kanak.

 

Banyak Bunda yang belum paham akan perbedaan Pendidikan anak usia dini, jadi Seragam Omah Laweyan akan berbagi informasi kali ini. Yuk Bun, cek perbedaannya.

 

PAUD

PAUD adalah singkatan dari Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, anak bisa mulai disekolahkan Ketika sudah berusia 1,8 sampai 6 tahun. Kesiapan untuk bersekolah pada setiap anak berbeda-beda. Lihat apakah si Kecil sudah matang secara fisik, kognitif, sosial dan emosional untuk mengikuti kegiatan PAUD tersebut?.

 

Dalam jenjang sekolah dikenal istilah pre-school, dimana anak usia dini akan diperkenalkan dengan berbagai warna (merah, biru, hijau dan lainnya), bentuk (Oval, segitiga, kotak dan lainnya), serta objek (seperti bagian tubuh yakni mata, hidung, tangan).

 

Menyiapkan anak untuk memasuki jenjang Pendidikan dasar, seperti sekolah dasar adalah tujuan PAUD. Namun, Materi utama PAUD bukan mengajarkan anak membaca, menulis ataupun berhitung. Melainkan penanaman nilai jasmani dan rohani yang baik sehingga anak mampu lebih mandiri dan mengoptimalkan kemampuannya di golden age (masa emas anak).

 

 

Playgroup

Bagi para bunda yang ingin melanjutkan Pendidikan setelah jenjang PAUD bisa melanjutkan ke jenjang Playgroup. Masih dikategorikan sebagai Pendidikan non formal, playgroup diperuntukkan bagi anak 2 sampai 4 tahun.

 

Anak-anak yang terdaftar dalam playgroup lebih difokuskan untuk mengembangkan sensor motoric, kecerdasan emosional, cara berperilaku dan bersikap. Pembelajarannya menggunakan metode bermain yang menyenangkan dan lebih pada kegiatan fisik seperti mewarnai hingga bermain di luar ruangan.

 

Tak hanya asal, kegiatan belajar di playgroup dirancang lewat kurikulum yang jelas agar mendapatkan kesempatan bermain yang bervariasi dan cukup waktu sekaligus sebagai stimulasi Pendidikan yang optimal sehingga semua potensi anak dapat dikembangkan lebih baik.

 

Baca Juga : Tantangan Transformasi Batik di Era Milenial

 

TK (Taman Kanak-Kanak)

Jika Anak sudah berusia 4-7 tahun, maka Bunda harus siap memasukkan buah hati ke taman kanak-kanak (TK). Berbeda dengan kelompok bermain, TK termasuk dalam Lembaga Pendidikan formal. TK adalah tahap selanjutnya Ketika si buah hati telah lulus dari kelompok bermain sekaligus awal Pendidikan formal.

 

TK memiliki kurikulum akademis yang tujuannya membuat anak lebih siap menghadapi Pendidikan sekolah dasar (SD). Disini buah hati akan diajarkan pelajaran seperti membaca dan berhitung. Kondisi ini juga membiasakan mereka agar bisa lebih disiplin, terutama dalam menjalanjan rutinitas sekolah seperti bangun pagi dan beraktivitas hingga tengah hari.

 

 

Meskipun sudah dikenalkan pendidikan sekolah sejak usia dini, bukan berarti pengawasan orang tua sudah tergantikan setengahnya ya bunda. Orang tua harus tetap memantau kegiatan, mengevaluasi cara belajar dan mendapinginya saat bersosialisasi. Apa yang sudah diajarkan, jangan lupa untuk diulang saat berada di rumah.

 

INGAT, Peran mendidik terbesar anak tetaplah pada orang tua sebagai tangan pertama. Selebih itu PAUD hanya menjadi partner bagi orang tua.

 

Itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan PAUD, Playgroup dan TK. Semoga membantu bunda dalam memberikan edukasi yang tepat untuk si buah hati. Semoga kami dapat membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah batik dan non-batik anak.

 

Seragam Omah Laweyan

 229 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *